Kamis, 30 Juni 2011

10 Universitas Tertua di Dunia

Minat berburu beasiswa maupun studi ke luar negeri semakin meningkat setiap tahunnya. Sebelum memutuskan akan kuliah di universitas mana, ada baiknya mengetahui sejarah-sejarah universitas yang ada di sejumlah negara tujuan. Berikut ini adalah 10 universitas tertua seperti dikutip dari www.collegestats.org. Siapa tahu, bisa jadi salah satu pilihan!
1. Universitas Al-Karaouine
Universitas ini terletak di Fes, Maroko. Awalnya, universitas ini adalah sebuah masjid yang didirikan pada tahun 859 oleh seorang wanita bernama Fatima al-Fihri. Pada perjalanannya, berkembang menjadi salah satu universitas terkemuka untuk bidang ilmu alam. Kemudian, pada tahun 1957, berkembang dengan dilengkapi bidang ilmu matematika, fisika, kimia, dan bahasa asing. Universitas ini pun mendapat rekor sebagai universitas tertua dari Guinness Book of World Records.
2. Universitas Al Azhar
Universitas Al Azhar berada di Mesir, menempati urutan kedua sebagai universitas tertua yang didirikan pada 970-972. Al Azhar juga berfungsi sebagai

Minggu, 24 April 2011

Madu Efektif Melawan Bakteri Super

Penelitian terbaru menunjukkan, sejenis madu yang biasa digunakan untuk menyembuhkan luka ternyata berpotensi besar menjadi obat ampuh untuk mengatasi bakteri super yang resisten terhadap antibiotik.
Seperti dilansir Daily Mail, madu jenis manuka dilaporkan efektif membunuh tiga jenis bakteri yang biasa menginfeksi saat tubuh terluka, termasuk antara lain kuman super Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA).
Madu manuka adalah sejenis madu yang diproduksi lebah penghuni pohon manuka di Selandia Baru. Para ahli telah mengenal jenis madu ini sejak lama karena juga sering digunakan dalam produk-produk penyembuh luka modern. Masalahnya, rahasia dari kekuatan madu manuka dalam mengatasi luka masih menjadi misteri.
Tim yang dipimpin Profesor Rose Cooper dari University of Wales Institute Cardiff (UWIC), dalam risetnya, menemukan bahwa madu manuka ternyata mampu mencegah perkembangan bakteri dengan cara yang tidak biasa. Madu ini dapat menghalangi proses ikatan bakteri

Selasa, 12 April 2011

Wortel Tak Memperbaiki Penglihatan

shutterstock
Wortel dan kesehatan mata selama ini bagaikan kembar identik. Sayuran berwarna oranye ini memang mengandung nutrien yang bisa menjaga kesehatan mata, tetapi tidak bisa mengoreksi gangguan penglihatan.
Wortel kaya akan vitamin A, di mana vitamin ini sangat penting untuk kesehatan mata. Namun tidak ada yang luar biasa dari sayuran ini karena bayam, kentang, atau labu juga tak kalah kandungan vitamin A-nya.
Para ahli dari American Academy of Opthalmology menegaskan bahwa mengonsumsi

Senin, 11 April 2011

Kacang Walnut, Sumber Antioksidan Sehat

shutterstock
Beberapa tahun terakhir ini antioksidan sedang naik daun. Manfaatnya yang mampu menetralisir radikal bebas dan mencegah kerusakan yang ditimbulkan radikal bebas membuat suplemen yang mengandung antioksidan selalu laris.
Namun Anda tak memerlukan suplemen jika tahu bahan makanan yang kaya antioksidan. Salah satunya adalah kacang walnut. Dalam satu gram walnut terdapat 70 unit polifenol, jenis antioksidan, yang jauh lebih tinggi dibanding kacang lain. Polifenol juga diketahui 15 kali lebih ampuh dibanding antioksidan yang ditemukan dalam vitamin E.
Bahkan Joe Vinson, profesor kimia dalam presentasinya di American Chemical Society mengatakan 28 gram kacang walnut mengandung antioksidan lebih banyak dari jumlah rata-rata yang bisa orang asup dari sayuran dan buah.
"Bukan berarti kita tidak perlu makan sayur, tapi dengan menambahkan sedikit walnut dalam pola asupan harian kita sudah bisa menambah

Jumat, 08 April 2011

Makanan Asin yang Bikin Tenang

Ngemil kentang goreng atau keripik kentang yang sedikit asin sering menjadi pelarian rasa bosan atau stres di kantor. Ternyata kebiasaan tersebut banyak manfaatnya untuk memperbaiki mood.
Penelitian menunjukkan bahwa dengan meningkatkan kadar garam dalam tubuh, level hormon stres akan berkurang dan kadar oksitosin, hormon yang berkaitan dengan cinta dan kelekatan emosi meningkat. Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap tikus membuktikannya.
Bagaimana respon tikus terhadap stres yang dialaminya sangat tergantung pada kadar garam dalam tubuh mereka. Ketika tikus-tikus tersebut dikekang tali, tikus yang kadar garamnya paling tinggi, bagian otak yang merespon stres tidak aktif dibandingkan dengan tikus yang kadar garamnya normal.
Selain hormon stresnya berkurang, hormon oksitosinnya meningkat. Tikus yang kadar oksitosinnya tinggi terlihat lebih tenang dalam melakukan interaksi sosial.
Sebenarnya penambahan garam ini juga sering dilakukan oleh bartender ke dalam minuman. Walaupun tujuannya adalah untuk membuat Anda merasa haus, tanpa disadari bermanfaat untuk mengurangi stres.

sumber: kompas.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...